Hari ini aku
belajar tentang sebuah kenangan, sebuah harapan dan kepribadian.
Teman temanku
yang mengajarkannya, meski tidak tersirat namun aku dapat mengerti apa itu
kenangan, menyedihkan memang jiga harus membahas tentang kenangan berharga.
Semua orang pasti
mengetahui kenangan, tak usah di tanyakan lagi apa makna dan pengertian kenangan.
Menurutku,
kenangan sangatlah berharga, karena kenangan hadir di masalalu namun kenangan
sungguh berharga dan bermakna di masa depan. Sudah hampir 4 bulan kita
berpisah, kami bagaikan keluarga, yahh sebenarnya banyak teman yang kuanggap
keluarga, dan nampaknya hanya meraka
yang menanggapi balik. Mereka adalah teman, sahabat, keluarga, yang mengajariku segalanya, mengajariku makna dari hadirnya seorang individu, hadirnya sebuah tawa, dan hadirnya sebuah senyuman.
yang menanggapi balik. Mereka adalah teman, sahabat, keluarga, yang mengajariku segalanya, mengajariku makna dari hadirnya seorang individu, hadirnya sebuah tawa, dan hadirnya sebuah senyuman.
Kenangan itu
indah kawan, kenangan itu bermakna, apabila kita terawang kenangan tersebut di
masa depan, jadikanlah kenangan sebagai pelajaran, sebagai guru, dan sebagai
tawa disaat kita terpuruk.
Kenangan itu
indah, meski banyak orang mengatakan banyak juga kenangan buruk, namun apabila
kita lihat dari sisi positif nya tentu tidak segala nya buruk.
“Tidak segala
sesuatu terlihat negatif, tergantung sudut darimana kau melihatnya.”
Selain kenangan,
aku juga mempelajari sebuah harapan. Yap, tentu sebuah harapaan. Tak banyak
yang aku dapatkan, namun mulai sekarang aku akan mulai berharap, berharap pada
suatu hal kecil. Karena pada akhirnya hal kecil mampu merubah sesuatu yg lebih
besar. Harapanku hari ini sederhana, bisa tetap menyayangi orang yang aku
sayang, dan tetap menyayangi orang yang mencoba menyayangiku ataupun
membenciku.
Mungkin lain waktu
aku akan membahas lebih banyak tentang harapan dan kepribadian.
Doaku untuk
kalian keluargaku di kelas dahulu, tetap sehat ya, tetap kuat, raihlah
cita-cita kalian karena kelak kita berkumpul lagi, tenang saja aku yakin waktu
pasti bersahabat. Selalu ingat satu sama lain yaa, tetap saling membantu,
saling mengingatkan, saling bersahabat, dan saling mendoakan satu sama lain.
Jangan lupakan
kenangan kita bersama, We are brother from another mother.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar